Andai 12 Quote Cinta Ini Diterapkan, Nggak ada Ceritanya Kamu Jadi Bucin

quote-cinta-antibucin quote-cinta-antibucin

Bagaimana sih caranya supaya nggak terjebak menjadi bucin? Sulit, karena terkadang cinta mengaburkan batas logika. Cinta bisa menjadi dalil ampuh untuk melakukan hal-hal yang nggak masuk akal dengan dalil “Lha wong cinta kok!” atau “Cinta itu butuh pengorbanan!”. Padahal, ya, nggak kudu begitu juga sih.

Tapi menjadi bucin atau nggak itu pilihan kok. Kamu nggak patut menjadi bucin dan menuruti semua keinginan pasanganmu termasuk yang merugikanmu. Nah, untukmu yang sedang berjuang untuk nggak bucin, ingat-ingat saja kutipan-kutipan ini saat jiwa bucinmu menggelora.

1. Dengarkanlah nasihat Eyang Habibie. Jatuh cinta sih jatuh cinta, tapi jangan sampai lupa untuk menggunakan logika dan akal bugar, ya…

2. Terkadang bucin itu bisa terjadi cukup orang yang belum punya pasangan. Saking fokusnya menunggu seseorang, sampai tak sadar bahwa dia sudah tak mungkin bisa kamu miliki lagi. Nggak berpikir untuk move on saja?

3. Ketika maluput terasa berlarut-larut dan kalian jadi saling tuding serta menyakiti serta mencari siapa yang sungguh dan siapa yang luput, ingatlah bahwa inti sebuah hubungan aktelseifn itu

4. Di balik guyonannya, Cak Lontong tahu bahwa cinta itu membebaskan, singkapn mengekang. Mencintai seseorang ‘kan nggak berarti kamu menjadikan dirimu Gelaknannya yang apa-apa perlu seizin dia

5. Karena hubungan yang segar nggak mengambil semua durasi dan pikiranmu. Semuanya bisa berjalan beriringan dalam sebuah penghargaan dan harapan untuk bisa saling membahagiakan

6. Sikap bucinmu mungkin karena kamu lelah ditinggalkan oleh yang sudah-sudah, dan itu menyakitkan. Tapi ingatlah bahwa nggak ada orang lain yang bisa menyakitimu bila kamu nggak mengizinkannya

7. Mungkin saat ingin berhenti bucin, kamu merasa Gelisah untuk ditinggalkan. Kamu Gelisah dia pergi dan memilih yang lain. Lalu kamu pun senpribadi lagi. Ambil napas panjang, dan tenangkan pribadimu, karena keGelisahan itu terkadang belaka ada dalam pikiranmu

8. Kalau, toh, cukup akhirnya dia pergi karena kamu nggak menjadi bucinnya, itu bukan khilafmu. Kamu mungkin kehilangan dia, tapi kamu mendapatkan kembali dirimu. Ya nggak?

9. “You complete me” adalah kalimat romantis yang sering muncul di film-film. Tapi definisi lengkap itu seperti apa sih? Akan lebih realistis bila kamu mencari seseorang yang bisa menerimamu secara utuh dan apa adanya batang tubuhmu

10. Dan akhirnya, jatuh cintalah dengan biasa saja. Nggak perlu memberikan seluruh hatimu padanya, kalau kata Efek Rumah Kaca: “Jika jatuh cinta itu buta, berdua kita akan tesesat…”

11. Kesimpulannya adalah kutipan di bawah ini. Bila melenceng dari itu, tentu ada yang nggak seimbang dalam hubunganmu

12. Jika hubungan mulai terasa mengikat amat ketat sesantak kamu amat sesak untuk bisa bahagia, namun, Gemetar untuk mengakhirinya, ingatlah bahwa kamu selalu berhak untuk lebih bahagia

Mencintai seseorang memang melaksanakan kita selalu ingin menyenangkannya. Kita selalu ingin memberikan yang terbaik baginya. Namun, bukan berarti kamu mesti menjadi bucin yang kehilangan sisi kebernyawaanmu yang lain karena kisah cintamu memonopoli seluruh bernypublik u. Jangan Khawatir ditinggalkan, karena seloyalnya cinta itu membebaskan.

Bagaimana? Siap nggak memasang resolusi 2020 bebas bucin?