Mengenal Teknologi Hybrid Pada Motor Beserta Fungsinya

Teknologi Hybrid Teknologi Hybrid
Mengenal Teknologi Hybrid Pada Motor Beserta Fungsinya Kini, beberapa produsen telah menggunakan teknologi hybrid pada motor. Tujuannya tentu dapat menghemat penggunaan bahan bakar pada kendaraan roda dua. Dengan disematkannya teknologi hybrid, maka konsumsi bahan bakar kendaraan roda dua ini menjadi lebih irit 20%. Maka tak heran jika banyak produsen otomotif mulai berlomba-lomba untuk menciptakan kendaraan roda dua yang ramah lingkungan dan hemat bahan bakar. Dengan adanya teknologi hybrid pada kendaraan roda dua, maka tingkat penjualan di kalangan konsumen pun meningkat tajam. Di Indonesia, ada beberapa merk kendaraan roda dua yang telah mengadopsi teknologi hybrid. Hanya saja, harga motor dengan teknologi ini cukup mahal. Sehingga, masih banyak orang yang berpikir dua kali untuk menggunakan motor berteknologi hybrid. Selain itu, Anda juga haraus mengetahui betul bagaimana cara kerja dari teknologi hybrid yang diterapkan pada kendaraan roda dua ini. Dengan begitu, Anda dapat mengetahui perbedaan kendaraan roda dengan dengan teknologi hybrid dan konvensional. Pengertian Singkat Tentang Teknologi Hybrid pada Motor Mungkin masyarakat di Indonesia belum mengenal betul tentang teknologi hybrid. Pasalnya, teknologi ini hanya masih belum familiar di telinga para konsumen otomotif. Pasalnya, teknologi hybrid banyak digunakan pada kendaraan roda empat. Perlu Anda ketahui, teknologi hybrid pada motor ini dapat menghemat bahan bakar bensin hingga 20%. Teknologi ini telah terbukti dan mulai menjadi pertimbangan produsen untuk menggunakannya. Teknologi hybrid ini menggunakan dua mesin penggerak, yakni mesin penggerak konvensional yang menggunakan bahan bakar bensin dan mesin listrik. Mesin listrik ini menyimpan daya dari pergerakan kendaraan roda dua. Dari pergerakan ini akan menghasilkan tenaga listrik yang disimpan pada mesin khusus. Sehingga, sumber tenaga tidak hanya bertumpu pada satu mesin saja. Alhasil, motor dengan teknologi hybrid ini tetap dapat berjalan meskipun kadar bensin dalam tangki sangat menipis. Mengingat teknologi hybrid pada motor ini cukup mumpuni, maka harga yang dipatok oleh produsen ini terbilang sangat mahal. Namun, harga mahal dari kendaraan tersebut sesuai dengan fitur dan teknologi yang disematkan oleh produsen. Jadi, Anda dapat memutuskan untuk membeli kendaraan roda dua dengan melihat perbedaan antara teknologi konvensional dengan hybrid. Dengan begitu, Anda dapat memutuskan untuk membeli kendaraan roda dua sesuai dengan kebutuhan dan efisiensi biaya. Perbedaan Teknologi Konvensional dan Teknologi Hybrid pada Motor Sebelum melakukan pembelian kendaraan bermotor, tentu Anda harus melihat jenis mesin yang digunakan. Ada dua jenis mesin kendaraan roda dua yang tersedia di Indonesia, yakni mesin hybrid dan konvensional. Keduanya tentu memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Oleh karena itu, ini dia perbedaan antara teknologi konvensional dengan teknologi hybrid pada motor. Diantaranya adalah sebagai berikut ini : Jenis Mesin Perbedaan yang pertama ini ada pada jenis mesin yang digunakan. Untuk kendaraan dengan mesin konvensional ini hanya menggunakan 1 jenis mesin saja. Mesin penggerak ini menggunakan bahan bakar bensin. Sedangkan, untuk jenis hybrid menggunakan 2 jenis mesin penggerak. Salah satunya adalah mesin kinetik dan mesin bensin. Mesin kinetik ini mengubah gerak menjadi arus listrik. Alur Mesin Penggerak Kendaraan Perbedaan kedua ada pada alur mesin penggerak kendaraan. Untuk jenis mesin konvensional, mesin dapat bergerak jika telah mendapat suplai bahan bakar yang cukup. Sehingga, motor dapat bergerak sesuai dengan kecepatan yang diinginkan pengguna. Sedangkan, untuk teknologi hybrid pada motor ini berbeda. Apabila Anda berkendara di kecepatan rendah, maka mesin penggerak hybrid yang bekerja. Sedangkan, untuk batas kecepatan sedang hingga tinggi, maka mesin bensin yang digunakan untuk menyuplai tenaga. Harga Jual di Pasaran Dan perbedaan yang terakhir adalah harga jual di pasaran otomotif Indonesia. Untuk jenis motor dengan teknologi hybrid ini terbilang cukup mahal, yakni di kisaran diatas 20 juta rupiah. Berbanding terbalik dengan motor dengan teknologi penggerak konvensional. Rata-rata, harga motor dengan teknologi penggerak mesin bensin ini dibanderol di atas 15 juta rupiah saja. Untuk itu, pertimbangkan biaya dan efisiensi dalam memilih kendaraan roda dua. Kini, beberapa produsen kendaraan roda dua mulai menggunakan teknologi hybrid. Teknologi ini dipercaya dapat menghemat konsumsi bahan bakar hingga 20%. Pasalnya, sepeda motor dengan teknologi hybrid ini menggunakan dua mesin, yakni mesin kinetik dan mesin bahan bakar konvensional. Meskipun sepeda motor dengan teknologi hybrid ini memiliki berbagai fitur unggulan, namun dari segi harga tentu terbilang cukup mahal. Maka dari itu, ketahui kelebihan dan kekurangan dari teknologi hybrid pada motor sebelum memutuskan untuk membelinya.